TIMES SAMPANG, JAKARTA – Aprilia Racing menargetkan motor prototipe MotoGP berkapasitas 850cc pertama mereka sudah bisa turun lintasan pada awal musim semi.
Direktur Teknis Aprilia, Fabiano Sterlacchini, mengungkapkan, mesin 850cc Aprilia saat ini telah berjalan di test bench dan difokuskan pada pengujian reliabilitas sekaligus tahap awal pengembangan. Proyek ini dikerjakan bersamaan dengan penyempurnaan versi terakhir motor RS-GP bermesin 1000cc yang masih digunakan di musim berjalan.
“Tantangannya besar, itu kata yang tepat. Tapi kami sangat siap,” ujar Sterlacchini saat peluncuran tim Aprilia, Kamis lalu.
“Mesin 850cc sudah berjalan di test bench dalam mode pengujian, untuk memastikan keandalan sekaligus memulai proses pengembangan.”
Menurutnya, prototipe pertama sejatinya sudah selesai dibuat, namun masih berada dalam fase uji internal.
“Kami memperkirakan sekitar awal musim semi, prototipe pertama akan turun ke trek. Secara keseluruhan kami cukup percaya diri dan optimistis,” tambahnya.
Dalam persaingan menuju era baru MotoGP 850cc, Aprilia memang bukan yang tercepat turun lintasan. KTM tercatat menjadi pabrikan pertama yang menguji motor 850cc pada Desember lalu, disusul Honda beberapa pekan setelahnya. Sementara Aprilia, Ducati, dan Yamaha masih berada pada tahap pengembangan awal.
Di tengah tantangan membagi sumber daya antara musim berjalan dan proyek regulasi baru, CEO Aprilia Racing Massimo Rivola justru menilai efisiensi sebagai kekuatan utama pabrikan Italia tersebut.
“Saya melihat ini sebagai sebuah keuntungan bagi kami,” kata Rivola. “Perusahaan-perusahaan Italia, khususnya di Noale, sangat efisien. Saya tidak melihat alasan mengapa motor 2027 kami tidak bisa kompetitif.”
Namun demikian, Rivola menyebut ada satu faktor yang masih menjadi tanda tanya besar dalam regulasi baru MotoGP 2027, yakni penggunaan ban Pirelli.
“Pertanyaan terbesarnya mungkin bukan pada motor atau mesinnya, melainkan pada ban. Itu bisa menjadi tantangan terbesar,” ujarnya.
Meski begitu, Rivola menegaskan bahwa tim yang mampu bersaing di papan atas saat ini akan lebih siap menghadapi perubahan regulasi.
“Jika sebuah pabrikan mampu bertarung untuk podium di setiap balapan, maka mereka juga bisa mengerjakan proyek 2027 dengan baik. Saya melihat ini sebagai peluang, bukan masalah,” katanya.
Aprilia sendiri menutup musim lalu sebagai runner-up klasemen konstruktor MotoGP, di bawah dominasi Ducati. Namun hingga kini, Aprilia belum mengumumkan satu pun pembalap untuk era MotoGP 850cc yang akan dimulai pada 2027.
Selain Aprilia, Ducati dan Yamaha juga masih belum menurunkan motor 850cc mereka ke lintasan uji, menandakan persaingan pengembangan menuju era baru MotoGP masih terbuka lebar. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Aprilia Siap Uji Mesin MotoGP 850cc, Optimistis Hadapi Regulasi 2027
| Pewarta | : Rochmat Shobirin |
| Editor | : Wahyu Nurdiyanto |